Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Desain Sintesis Asam Sinamat dan Mekanismenya

Gambar
  Reaksi antara aldehida aromatik dan anhidrida alifatik yang mampu menghasilkan 'gugus metilen aktif dengan adanya katalis basa, seperti: ion asetat dan ion hidronium, yang menghasilkan asam karboksilat tak jenuh α, β dan mol asam asetat yaitu interaksi antara benzaldehida dan asetat anhidrida dengan adanya ion asetat dan ion hidronium menghasilkan asam sinamat dan asam asetat.   Salah satu reaksi sintesis asam sinamat yaitu reaksi hidrolisis metil sinamat menggunakan katalis natrium hidroksida.     Dalam reaksi ini berlangsung setelah 2 jam pengecekan KLT. Hasil dari reaksi ini diupkan lalu didinginkan yang akan dilanjutkan dengan penentralan pH dengan asam klorida, yang kemudian partisi dari hasil reaksi menggunakan butanol dengan air suling, hasil reaksi ini tertarik oleh butanol. Fasa butanol kemudian diupkan dan dikeringkan. Hasil reaksi dari hidrolisis metil sinamat adalah senyawa berupa serbuk putih dengan rendemen sebesar 83,6%. Katalis basa yang digunak...

Pembentukan kerangka karbon dan Transformasi Gugus Fungsi

Gambar
Menurut pendekatan yang disarankan untuk merencanakan sintesis, pertimbangan utama adalah bagaimana membangun karbon target kerangka dimulai dengan molekul yang lebih kecil (atau, sebagai alternatif, untuk merekonstruksi kerangka yang ada). Konstruksi kerangka dari molekul yang lebih kecil hampir selalu melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon. Sampai saat ini kita hanya membahas beberapa reaksi di mana ikatan karbon-karbon terbentuk dan ini diringkas dalam Tabel 13-4. Reaksi penting lainnya yang dapat digunakan untuk memperbesar kerangka karbon akan dibahas di bab-bab selanjutnya.      Pendekatan paling logis untuk merencanakan sintesis kerangka karbon tertentu mengharuskan seseorang bekerja secara ‘mundur’ memecah molekul menjadi potongan-potongan kecil yang dapat "bergabung kembali" dengan reaksi pembentukan ikatan yang diketahui. Kumpulan potongan pertama secara bergantian dipecah menjadi potongan-potongan kecil dan prosedur tersebut diulangi sampai potongan sesuai...

Desain Sintesis Aspirin dan Mekanismenya

Gambar
  Aspirin adalah analgesik yang efektif (pereda nyeri), antipiretik (peredam demam) dan agen anti-inflamasi dan merupakan salah satu obat non-resep yang paling banyak digunakan. Itu penggunaan aspirin berawal pada abad ke-18, ketika ditemukan bahwa ekstrak dari kulit pohon willow bermanfaat dalam mengurangi rasa sakit dan demam. Bahan aktif dalam kulit pohon willow kemudian ditemukan asam salisilat. Struktur asam salisilat ditampilkan di bawah. Meskipun asam salisilat efektif mengurangi rasa sakit dan demam, asam salisilat juga memiliki beberapa efek samping yang tidak menyenangkan. Mengiritasi lapisan mulut, kerongkongan, dan perut, dan dapat menyebabkan pendarahan pada lapisan lambung. Pada tahun 1899, Perusahaan Bayer masuk Jerman mematenkan obat yang mereka sebut aspirin, yang merupakan modifikasi dari asam salisilat. Asam salisilat mengandung gugus fenol, dan fenol diketahui dapat menyebabkan iritasi. The Bayer Perusahaan mengganti gugus fenol dengan gugus ester. Senyawa yan...

Kontrol Kinetika dan Kontrol Termodinamika Dalam Reaksi Sintesis Organik

Gambar
  Kontrol Kinetika dan Kontrol Termodinamika Dalam Reaksi Sintesis Organik Kinetika merupakan ilmu yang kaitannya dengan kecepatan suatu reaksi sedangkan termodinamika berkaitan dengan stabilitas intermediet atau produk yang terbentuk. Kondisi suatu reaksi misalnya tekanan, suhu dan pelarut dapat mempengaruhi suatu laju reaksi. Kontrol kinetika dan kontrol termodinamika didalam suatu reaksi kimia menentukan komposisi campuran produk yang dihasilkan suatu reaksi ketika jalur bersaing mengrah kepada suatu produk yang berbeda. Kontrol reaksi ini dapat disebut sebagai factor kinetika dan faktor termodinamika yang dapat diuraikan sebagai berikut :      Faktor kinetika (kecepatan pembentukan suatu produk). Pada suhu yang rendah, reaksi berjalan dibawah kontrol kinetika. Produk utamanya yaitu produk yang dihasilkan dari reaksi tercepat. Faktor termodinamika (stabilitas reaktif dari produk). Pada suhu yang tinggi, reaksi ini berjalan dibawah kontrol termodinamika. Produk u...